Candi Pringapus


Perjalanan menjelajah candi kini sudah mulai merambah bagian tengah Pulau Jawa. Pada kesempatan ini, saya bersama dengan sepupu saya Tomi berkunjung ke sebuah candi yang terletak di Kabupaten Temanggung. Candi Pringapus namanya. Terletak di Desa Pringsurat, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Walaupun panas, sekitar pukul 11 siang kami pun tetap berangkat menuju ke sana.

Untuk menuju ke sana yah gampang-gampang sulit. Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menemukan Kecamatan Parakan terlebih dahulu. Jika berangkat dari Yogyakarta, ikuti kota-kota berikut: Yogyakarta - Muntilan - Magelang - Secang - Temanggung - Parakan. Jarak dari Yogyakarta ke Magelang sekitar 42 km, dari Magelang ke Temanggung sekitar 23 km, dan dari Temanggung ke Parakan sekitar 10 km. Tiba di kecamatan Parakan, ikutilah rambu-rambu berikut:
  • Ikuti petunjuk jalan yang mengarahkan Anda menuju Kendal (utara). Perjalanan menuju Kendal ini akan melalui kecamatan Ngadirejo.
  • Sekitar 6 kilometer dari kecamatan Parakan (menurut batu patok jalan), Anda akan menemukan pertigaan ke kiri (barat). Belok kiri di sana.
  • Sekitar 1 kilometer, Anda akan menemukan papan bertuliskan Candi Pringapus.
  • Karena memasuki area perkampungan, saya dan Anda wajib bertanya kepada warga sekitar tentang keberadaan ini. Jawabannya pasti tidak jauh-jauh dari : mentok, belok kanan, belok kiri, belok kanan lagi, belok kiri lagi, sampai di dam, belok kiri, belok kiri, nah ketemu candinya.

Arca Nandi di dalam
bangunan candi induk
Candi ini merupakan candi bercorak agama Hindu. Di dalam candi utama, terdapat arca Nandi (kendaraan Siwa). Di atas pintu utama candi, ada ukiran Kala yang mirip dengan candi Jawa Timuran. Di sekitar candi terdapat banyak batu yang ditemukan dan tak terpasang. Ada juga arca Dewi Durga dan Ganesha yang sudah tidak utuh lagi.Candi Pringapus dibangun sekitar tahun 772 Saka atau 850 Masehi. Berkembangnya agama Hindu di daerah ini dipengaruhi oleh kejayaan Rakai Pikatan ketika memerintah Mataram Kuno. Oleh karenanya, nama "Pikatan" sendiri diabadikan menjadi nama suatu tempat di daerah Temanggung (walaupun jauh dari candi ini) yang ada Pikatan Waterpark-nya.

Yoni yang berada di luar candi
Arca Dewi Durga yang masih mencari kepalanya
Relief bermotif perkawinan di sisi pintu candi

Selesai melihat-lihat candi ini, kami pun melanjutkan ke situs selanjutnya yang berada tidak jauh dari sini yaitu Candi Liyangan.

Komentar