Kencan Bersepeda

"Sayang, gimana hari ini?" 
"Ehm, seneng banget..." ^^ 
"Kenapa seneng?" 
"Bisa puter-puter bareng..."

Kemudian makanan pun datang. Makan dulu yuk?


Tiga jam sebelumnya...
Pagi ini, saya dan Irin berkelana dengan sepeda. Kira-kira jam 6 pagi, kami berangkat gowes pagi. Tujuan awal tidak ditentukan, tetapi seiring berjalannya sepeda kami memutuskan untuk pergi ke arah Candi Abang. Rute yang kami lalui adalah:

Syantikara (start) - Jalan Solo - Janti - Blok O - Berbah - Kalasan - Jalan Solo - Selokan Mataram - Seturan (makan) - Syantikara (finish)


Tadinya, kami berencana makan soto ayam di daerah Kalasan. Tetapi, kami kurang beruntung, warungnya tutup. Alhasil kami melanjutkan saja perjalanan menyusuri Selokan Mataram ke arah barat. Sepanjang perjalanan, kami ngobrol. Apa yang bisa diobrolin ya diomongin begitu saja. Lagian, dengan ngobrol kita bisa melupakan rasa lelah kita.
 
Kencan sambil bersepeda
Rasanya memang aneh, kencan kok sambil bersepeda sendiri-sendiri. Kalau biasanya kami berdua naik motor berboncengan, entah tanpa tujuan ke mana, kali ini kami tidak boncengan. Dengan seli Polygon Urbano dan sepeda mamachari Polygon SierraCX kami gowes beriringan melalui rute yang telah ditentukan tadi. Memang sih, rasanya cukup melelahkan. Tapi dengan bersepeda, kita bisa mengirit duit. Terlebih, kita bisa melihat pemandangan alam yang eksotis di sekitar Yogyakarta.

Bersepeda bisa menjadi alternatif untuk menghibur diri, terutama di tengah-tengah suasana penat ujian atau aktivitas lain yang padat. Bisa dibilang, bersepeda cukup membuat kita merasa rileks di tengah rutinitas kita yang membuat kita bosan.

"Hm, yuk pulang."
"Ya, habis itu temenin aku daftar ulang ***, ya?"
"Sip... aku istirahat dulu di rumah."
"OK."

Yogyakarta, 11 Januari 2011
-Varin-