Berpetualang di Seyegan


Sabtu (15 Januari 2011), awal dari gowes saya di tahun 2011. Kali ini, bersama SPSS kami berpetualang di daerah Seyegan. Seyegan terletak di Godean, Kabupaten Sleman. Kami menelusuri jalan aspal dengan view sawah dan perbukitan.

Kami berkumpul di Tugu Yogyakarta. Walaupun hujan sempat mengguyur deras kota Jogja, kami tetap berangkat seusai hujan. Dari Tugu kami menyusuri jalan ke arah Godean. Tentu kami segera mencari jalan tikus mblusak-mblusuk di sekitar sana. Sesampainya di Pasar Godean, kami menuju utara. Kami menyusuri jalan hingga bertemu TPU Kabupaten Sleman.
Tak disangka, di tengah-tengah lokasi sawah dan perbukitan ada pemakaman yang cukup rapi. Ada taman di areal pemakaman. Kami berfoto-foto sebentar di sana sambil meluruskan kaki. Kami melanjutkan perjalanan di Kecamatan Seyegan ini. Melalui area blusukan, kami menuju Selokan Mataram. Rencananya, kami mau kulineran di Mie Ayam Goreng (makanan apaan nih?) Yang jelas, saya juga belum tahu. Tapi ternyata, Mie Ayam Goreng ini malah tutup. Akhirnya kami meneruskan perjalanan menuju ke Cebongan. Sebagai pengganti Mie Ayam Goreng, kami makan di kedai yang tidak jauh-jauh dengan Mie Ayam: Mie Ayam Wonogiri Condong Raos.

Selesai makan, kami mulai berpisah. Untuk yang rumahnya berada di daerah utara, langsung menyusuri jalan utama Cebongan hingga tiba di Jombor. Sedangkan saya dan beberapa rombongan lain melalui rute blusukan desa wisata fauna Kething hingga menemukan Selokan Mataram. Dari sini, kami menyusuri Selokan Mataram hingga tiba ke rumah masing-masing.

Perjalanan hari ini cukup menyenangkan. Sekitar 35 kilometer, kami menempuh rute dengan pemandangan pinggiran Yogyakarta yang eksotis.

Harga makanan:
Mie ayam : Rp4.500,00
Es jeruk : Rp1.500,00

Komentar