Soto "Kedai-Qu", Sate Domba ala Africa, NAV Karaoke

Kamis, 11 Maret 2010

Angin dari mana ya ini? Tiba-tiba datang begitu dan nyamber perutku, sampai-sampai hari ini saya harus berwisata kuliner ke mana-mana. Setelah pagi saya mengajar di salah satu kelas, saya bergegas menyelesaikan beberapa tugas yang harus diselesaikan. Tidak biasa, rupanya hari ini adalah hari ulang tahun salah satu temanku yang namanya tidak ingin disebut. Tentu tidak terlewatkan saya memberi ucapan selamat sekaligus sedikit bingkisan berupa papercraft. Bukan ingin ditraktir atau apalah, tapi emang salah satu bentuk solidaritas karena dia eh mereka juga pernah memberi bingkisan kepada saya sebuah kaos unik.

Burung atau anak ayam ya? Saya juga tidak tahu dengan pasti, yang jelas karena teman saya ini suka sekali dengan ayam, saya membuatkannya model yang saya peroleh dari http://www.marshallalexander.net/. Hanya perlu digunting sedikit saja, tapi mengasembelnya cukup rumit dan butuh sedikit ketidakngantukan.

Kebetulan hari itu juga adalah hari di mana saya harus mengeluarkan uang secara tiba-tiba sebesar seratus ribu rupiah hanya untuk mendapatkan dua buah buku Model Matematika dan Penerapan Aljabar Linear. Dan seketika itu saya miskin mendadak. Untuk itu, saya harus rajin menabung di kemudian hari.

Soto Kedai-Qu
Oh ya, karena hari ini ulang tahun teman saya tadi, saya sudah menduga bahwa saya dan beberapa teman akan ditraktir. Tapi sebelum itu, kami berenam mampir ke sebuah tempat fotokopi untuk mengambil buku Model Matematika. Belum sampai di tempat tujuan, kami mampir ke kedai soto kenalan teman saya, Heni. Nama kedainya "Kedai-Qu". Selain menyajikan soto dengan kuah kaldu sapi, di sini juga menyajikan beberapa makanan prasmanan. Berhubung hari itu adalah saat promosi, saya makan soto, gorengan dua buah dan es jeruk seharga Rp5.200,00 (ya itu karena didiskon 20% sampai 31 Maret 2010).

Harga
  • Soto ayam : Rp3.999,00
  • Es Jeruk : Rp1.500,00
  • Gorengan : Rp500,00
Setelah makan dan mengambil fotokopian, kami kuliah lagi. Tapi dalam hati, sepertinya kami tidak memikirkan kuliah, tetapi tempat makan selanjutnya yang akan dituju.

Sate Domba ala Africa
Di daerah jalan Kaliurang, ada sebuah rumah makan yang sudah direncanakan sebelumnya untuk dikunjungi. Itulah Sate Domba ala Africa. Terbuat dari domba Indonesia saja, tetapi dimasak dengan cara Afrika. Entah apa bedanya seperti sate domestik? Tapi memang cara membuat yang "menggoyang" dandang serta ditaburi bawang bombay ini yang mungkin membedakan. Selain itu, juga kadang diselipkan beberapa "balungan" domba. Untuk memakannya, tiap orang meraih kocek sebesar:

Harga
  • Sate Domba Africa (tanpa nasi) : Rp25.000,00
NAV Karaoke
Kenyang setelah makan, kami berenam menuju ke suatu tempat untuk berkaraoke ria, yaitu NAV. Berlokasi di daerah Sagan, sebelah timur pom bensin Sagan. Di tempat ini, benar-benar kami keranjingan. Saya yang belum pernah karaoke pun ikut bernyanyi, menari serta tertawa. Hoho, benar-benar malam yang gendeng. Malam ini saya habiskan untuk berhappy-happy. Melupakan semua beban kuliah untuk sementara. Ya, bukan tidak bertanggungjawab, karena saya juga sudah menyelesaikan tugas saya hari itu.

Harga
  • VIP Room (12 orang) : Rp69.000,00/jam

    Komentar