Menyantap Bubur Kacang Ijo Susu Campur

Menjelang malam, saya beranjak dari rumah untuk berkuliner ria. Tujuan sore hari ini adalah ke Burjo yang berlokasi di dekat Klinik Pramita selatan Fly Over Lempuyangan Yogyakarta. Menurut beberapa kesaksian, burjo di sini rasanya mak nyuss.



Harapan di awal, burjo ini menyediakan makanan yang seger seperti nasi telur atau bandeng atau apalah yang ada nasinya. Ya tadinya kupikir yang mak nyuss itu masakan nasinya, pokoknya yang mengenyangkan, lah. Sesampainya di depan, saya jadi sedikit ragu karena tidak ada satu pun menu yang menyajikan nasi. Akhirnya kami sempat menunggu beberapa lama (hampir setengah jam) di depan burjo karena takut salah alamat). Karena keraguan itu, saya tanya sama teman saya mbak Tiwi. Tak ada balasan, akhirnya saya (dan Ari) makan di sini. Saya menduga yang sedap adalah bubur kacang ijo dicampur susu. Akhirnya saya memesan burjo yang katanya mak nyuss tadi.

Ternyata benar, rasa burjo di sini mantab. Gimana enggak, harganya juga lumayan nonjok seger. Semangkuk burjo campur dapat diperoleh dengan harga Rp4.000,00. Karena masih merasa lapar, akhirnya saya tambah mi instan goreng tanpa telor ditambah tempe goreng 3 buah. Sudah cukup kenyang lah. Di pertengahan makan, Wijna datang membawakan kaos funbike untuk hari Sabtu (atau Minggu). Setelah datang seperlunya, dia pulang.

Harga
Bubur kacang ijo susu campur : Rp4.000,00
Mi instan goreng tanpa telur : Rp2.500,00
Gorengan : Rp500,00

Tak lama kemudian, ada bapak-bapak yang datang dan mengabari kalau di daerah situ ada kebakaran. Dan benar, kebakaran terjadi tidak jauh dari tempat kami makan. Padahal, kira-kira setengah jam yang lalu, waktu kami menunggu di depan burjo seolah-olah tampak damai saja. Tetapi tak lama kemudian, kedamaian itu diusik oleh kebakaran. Saya dan Ari bergegas menuju ke lokasi kebakaran dan cari tahu apa yang terjadi. Ada yang bilang itu kompor, karena yang terbakar adalah sebuah rumah tetapi tidak ada jalur kabel listrik. Makanya, kebakaran itu diduga adalah ledakan kompor. Tak lama kemudian, tim fire-rescue datang dan segera memadamkan api. Api dapat dijinakkan tidak lebih dari setengah jam. Keadaan di jalan itu menjadi ramai seketika. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang karena ada banyak pekerjaan menanti.

Kebakaran di waktu malam. Tidak terlalu kelihatan tapi mengundang perhatian warga.

Komentar

  1. wakakakak, mahal banget tu burjo. Untung kemaren smpet ngicip! Hati2 jangan lupa membayar :D

    BalasHapus
  2. bayar dong... sayang pulang duluan, bisa nonton kebakaran lho.

    BalasHapus

Posting Komentar

Mari berbagi cerita